Bantul Yogyakarta – Dalam menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2019 mendatang, Komunitas Independen Sadar Pemilu (KISP) dan Public Relationship (PR) Ilmu Komunikasi Fisipol UMY  mengadakan Madrasah Pemilu Vol ke 2  dengan tema “Peran Media Sosial dalam Menghadapi Pemilu Serentak 2019”. Perlu diketahui bahwa KSIP merupakan komunitas yang berada di bawah naungan Laboratorium Ilmu Pemerintahan (Lab IP) Fisipol UMY dengan fokus peran sebagai pelopor akan kesadaran pemilu, serta Lab IP merupakan mitra strategis dari KSIP. Kegiatan yang ini diselengarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (31/05)  pada kesempatan tersebut juga turut  diundang beberapa organisasi yang juga fokus terhadap kajian terhadap Pemilu. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda untuk terlibat secara aktif  mengawasi pemilu dengan memanfaatkan media sosial (Medsos). Edward Pahlevi sebagai Ketua KISP mengatakan bahwa “anak muda sekarang harus melek politik salah satunya adalah partisipasi dalam bentuk dunia maya sangat diperlukan. Apabila anak muda membuat sebuah gerakan politik melalui media sosial maka itu sangat cepat di respon oleh masyarakat. Muh Amir Nashiruddin sebagai Narasumber sekaligus Komisioner Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan bahwa “Media sosial sarana paling efektif untuk mengawasi proses tahapan pemilu 2019 seperti kampanye dan lain-lain. Anak muda diharapkan dapat memberikan opini positif serta tidak membuat konten yang memecah belah  bangsa”. Fajar Junaedi sebagai Narasumber juga mengatakan bahwa “Trend medsos mengalahkan media cetak bahkan televisi. Oleh sebab itu, anak muda harus mampu melakukan perubahan dengan sebuah ketikan melalui ponsel. Medsos akan menjadi saran paling efektif untuk membuat pemilu lebih menarik dan meriah”.

 

Penulis & Foto  : Azka Abdi