Yogyakarta – (10/10) Setelah sebelumnya melakukan Media Visit ke Kantor Harian Radar Jogja, selanjutnya Laboratorium Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta  melanjutkan Media Visit ke Kantor Biro Kompas DIY. Kunjungan ini merupakan kali pertama yang dilakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Lab. IP UMY dengan Kompas.

Marita Dwi Priharti selaku Business Representative Administrative Assistant Kompas DIY menyambut baik Media Visit tersebut. “Semoga kunjungan ini menjadikan langkah awal kita dalam melakukan hubungan kerjasama dalam hal publikasi” sambutnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Pengelola Lab. IP, IGOV, dan MIP ini sangatlah informatif terutama seputar Kompas dan teknik membuat berita yang baik dan benar. Hal itu disampaikan oleh Jurnalis Kompas Haris Firdaus, “Kompas Group merupakan perusahaan media yang memiliki jangkauan skala nasional, maka dari itu kami dalam mencari berita haruslah memiliki isu menarik dan minimal skalanya nasional agar bisa diangkat menjadi sebuah berita yang diedarkan oleh Harian Kompas”.

Selain itu Haris menambahkan jika untuk memberikan kesan yang baik dalam menulis berita perlu adanya sudut pandang dan gaya pembahasan yang menarik sehingga pembaca antusias untuk membacanya. “Angle dan framing dalam menulis berita sangatlah penting karena disitu kita dapat mengeksplorasi berita yang berkesan dan selalu diingat untuk diceritakan ulang oleh pembaca” imbuhnya.

Paula Krisna menambahkan terkait dengan kualitas berita yang diedarkan kepada konsumen, bahwa di era revolusi industry 4.0 perusahaan-perusahaan media harus mengembangkan inovasi pemberitaan dalam bentuk online termasuk Kompas. Deputy Business Representative Manager Kompas DIY itu menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan agar Kompas bisa tetap eksis dan dapat bersaing dengan Kompetitor. “Dalam rangka meningkatkan inovasi media berita, kami meluncurkan Kompas.id sebagai bentuk representatif kebutuhan masyarakat saat ini. Di dalam Kompas.id, pengguna dapat lebih mudah untuk memperoleh berita yang berkualitas dan lebih cepat dari media cetak”.

Menutup kegiatan kali ini, Marita mengungkapkan untuk  Media Visit selanjutnya bisa dikemas dalam bentuk pelatihan terkait cara berinteraksi dengan media, jurnalistik, fotografi, hingga menulis artikel dengan mendatangkan tokoh-tokoh ternama Kompas yang memiliki kapasitas dalam kegiatan yang lebih besar yaitu Kompas Institute. (Faisal/Andrean).