Yogyakarta (27/09/17)- Skripsi sebagai bentuk karya mahasiswa akhir terkadang menjadi momok yang menakutkan. Bertemu dan bertatap muka berkali-kali dengan dosen pembimbing, layaknya sesuatu hal yang sakral. Mendapatkan koreksi atau catatan revisi menjadi sesuatu kenyataan yang menyakitkan. Secara sederhana skripsi berisi berisi suatu karya mahasiswa yang dipilih berdasarkan minat tertentu dari mahasiswa tersebut. Skripsi bisa menjadi media untuk memperdalam, mengasah ketajaman dan pemahaman minat terhadap suatu bidang ilmu tertentu. Dari situ mahasiswa dilatatih menemukan permasalahan, berpikir ilmiah melalui tahapan tahapan penelitian dan tajam mengidentifikasi permasalahan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

Namun, jurusan Ilmu pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mempunyai cara unik untuk menghilangkan kesan menakutkan tugas akhir skripsi. Pada Rabu (27/09) bertempat di Gedung Twin Building KH. Ibrahim Lantai 5 secara resmi jurusan Ilmu Pemerintahan membuka klinik skripsi. Klinik skripsi merupakan langkah inovatif jurusan ilmu pemerintahan untuk meningkatkan kuliatas dan mutu skripsi mahasiwa jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Klinik skripsi memfasilitasi mahasiswa untuk tidak hanya sekedar mendapatkan referensi, buku, jurnal, dan artikel-artikel yang relevan dengan skripsi para mahasiswa. Namun, diharapkan klinik skripsi dapat menjadi wadah sehingga mampu membawa karya tulis ilmiah bagai mahasisawa tingkat akhir ke tahap yang berkulitas.

Pembukaan komunitas klinik skripsi IP UMY turut dihadiri oleh Ketua Jurusan IP UMY Dr. Muchammad Zaenuri, M.Si, sekretaris Jurusan IP Awang Darumurti, S.IP., M.Si. Selain itu turut hadir pembicara undangan antara lain David Effendi, MA selaku dosen senior IP dan Novy Diana Fauzie, MA selaku pustakawan UMY. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa IP angkatan 2014 UMY, karena pada hari ini juga akan diumumkan judul skripsi yang diterima oleh jurusan IP setelah melewati beberapa tahapan seleksi oleh jurusan IP.

Dalam sambutannya Dr. Muchammad Zaenuri, selaku ketua jurusan Ilmu Pemerintahan menyatakan bahwa klinik skripsi memang sudah menjadi tradisi di jurusan ini, tentu saja skripsi tahun demi tahun mengalami perubahan, dari format, finding dan harus sesuai dengan perkembangan zaman sehingga jurusan IP harus peduli dengan karya imiah mahsiswanya (Quality Control). Melihat perkembangan mahasiswa yang lulus tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa yang masuk terkadang menjadikan permasalahan tersendiri bagi pihak jurusan dalam menangani permasalahan tersebut. Dan dari sebagian mahasiswa yang belum lulus merasa kesulitan menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. “Kita tahu kemampuan mahasiswa dalam menghadapi skripsi tidak sama, walaupun mata kuliah yang diambil tiap mahasiwa sebelumnya sama”, ungkap Dr. Muchammad Zaenuri.

Diakhir sambutannya Dr. Muchammad Zaenuri sembari meresmikan acara klinik skripsi mengingatkan bagi mahasiwa IP pemilihan topik seringkali berulang ulang, perlu dihindari. Mahasiswa tidak bisa berpikir yang lain padahal dosen sudah berusaha malakukan pengkayaan materi ketika perkuliahan teori dan  terkadang dosen memberi rangsangan dengan topik penelitian. Mahasiswa harus mampu merelaksasi pelajaran perkuliahan yang telah disampaikan ketika mendapatkan teori dahulu.

Sakir S.IP., M.IP selaku koordinator Laboratorium Jurusan IP dan moderator pada acara ini mengungkapkan bahwa sejauh ini pendaftaran judul skripsi yang telah dibuka pada tanggal dan berakhir 20 September 2017 sudah terdapat 200 mahasiswa yang mendaftar. Sakir M.IP menjelaskan komitmen klinik skripsi agar mampu mendeteksi permasalahan yang terjadi terkait kepenulisan skripsi seperti seolah olah tugas skripsi hanya sekedar jadi.

Awang Darumurti, S.IP., M.Si selaku sekretaris jurusan IP menjelaskan ada beberapa judul mahasiswa belum diterima, hal itu dikarenakan judul judul tersebut sering muncul setiap tahunnya, selain itu ada beberapa topic beserta studi kasusu di daerah tertentu yang sering diteliti. Sehingga jurusan ip memutuskan untuk memberhentikan sementara topik tersebut. Secara umum pak awang menjelaskan teknis mekanisme pemilihan judul-judul yang diterima. Awang Darumurti, S.IP., M.Si berpesan bagi yang telah diterima diharapkan jangan menjadi beban, tetap komunikatif terhadap dosen pembimbing.

“Skripsi bukan sekedar lulus, namun bagaimana penelitian mahasiswa berkontribusi dalam diskursus politik pemerintahan”, Ungkap David Efendi. Dalam kesempatan ini David Efendi selaku pembicara menjelaskan tentang “Desain Literature Review dan Metode Penelitian” dengan maksud sederhana mengajak mahasiswa berpikir sesuatu yang sama, sederhana, dan fenomena keseharian dengan kacamata dan sudut pandang yang berbeda. Menurut David ada perubahan signifikan arah penelitian mahasiswa IP UMY kearah yang menjanjikan tiap tahunnya. Ini perlu diapresiasi oleh jurusan IP, perlu ada reward bagi mahasiswa IP yang memiliki skripsi berkualitas tinggi. Selanjutnya David menjelaskan, selayaknya pada bagian literature review memberikan nyawa bagi penelitian, buat seolah literature review karya kita berdialog dengan penelitian terdahulu. Mengisi kekurangan penelitian terdahulu dan berkotribusi bagi penelitian yang akan datang, bahkan jika perlu bagi kehidupan politik pemerintahan Indonesia.

Pada sesi selanjutnya Novy Diana Fauzie, MA selaku pustakawan UMY menerangkan kiat-kiat mencari refensi dan jurnal nasioanal maupun Internasioanal dari mesin pencari internet google google scholar agar tidak terdeteksi plagiasi. “Kita perlu memperhatikan cara menulis keyword (kata kunci) yang benar dan relevan dalam mencari jurnal pada mesin pencarian google scholar untuk karya tulis skripsi”. Selain itu ada hal lain yang perlu diperhatikan tahun publikasi ketika kita telah menemukan jurnal yang kita inginkan. Sejauh ini rentang tahun yang telah ditetapkan UMY untuk referensi pada penulisan karya tulis skripsi maksimal 5 tahun yang lalu. Novy Diana Fauzie, MA menambahkan selama ini mahasiswa sering keseulitan bahkan segan untuk mencari buku ke perpustakan pusat UMY, Namun mahasiswa dapat mengakses mealaui website resmi perpustakaan UMY untuk memastikan bahwa buku yang kita inginkan tersedia di beberapa perpustakaan yang tersebar di Kampus UMY.

Menurut Bismar Harris Satriawan mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 2014 UMY yang pada kesempatan ini turut hadir dalam pembukaan klinik skripsi mengungkapkan secara komprehensip, Pelatihan Klinik Skripsi ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa/mahasiswi akhir yang akan mengajukan penulisan karya ilmiahnya sebagai persyaratan mencapai gelar sarjana ilmu pemerintahan pada program studi ilmu pemerintahan. Klinik Sripsi mengajarkan bagaimana menulis yang baik dan benar. Harapan kedepannya program pelatihan ini menjadi sustainable program yang dimiliki prodi IP agar senantiasa melahirkan pengabdi-pengabdi agama dan negara yang muda mendunia, unggul dalam pengembangan ilmu pemerintahan yang memiliki kompetensi teoritik dan teknis di bidang pemerintahan berstandar global, yang berlandaskan nilai-nilai Islam untuk kemaslahatan umat di level nasional dan internasional pada 2021.