Ruang Sidang FISIPOL Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menggelar kegiatan pelatihan penulisan jurnal dari hasil penelitian skripsi pada hari Rabu 20 Desember 2017. Pelatihan tersebut dikhususkan bagi mahasiswa yang telah melaksanakan ujian skripsi priode II pada Sabtu-Selasa (16-19/12). Pelatihan yang bertujuan memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam rangka meningkatkan keterampilan academic writing, tentang bagaimana menulis jurnal skripsi yang benar tersebut, dilengkapi dengan praktek dan diikuti sedikitnya 36 orang mahasiswa Ilmu Pemerintahan 2014 dan ada pula dari angkatan lainnya.

 

Pelatihan ini diarahkan langsung oleh Muhammad Eko Atmojo, S.IP., M.IP. dan koordinator Lab Ilmu Pemerintahan Sakir, S.IP., M.IP. Pada kesempatan ini Eko Armojo, M.IP menjelaskan pentingnya publikasi hasil penelitian bagi akademisi karena dapat menjadi referensi penelitian yang akan dilakukan selanjutnya. Selebihnya Eko Atmojo, M.IP memaparkan materi mengenai sistematika penulisan jurnal, tata cara  mempublikasi junal serta teknis penulisan jurnal mulai dari abstrak hingga daftar pustaka. Ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan bagi mahasiswa. “Selama ini banyak mahasiswa yang kurang memperhatikan penggunaan sistematika penulisan dan kutipan bahkan sudah sering disampaikan, seperti mengambil beberapa tulisan penelitian, jurnal ataupun sumber lain tapi lupa menuliskan ke dalam daftar pustaka”, jelas Eko Atmojo, M.IP.

 

Setelah pemberian materi dilanjutkan praktek penulisan jurnal yang didampingi oleh Sakir, M.IP. Tujuan praktek adalah untuk melihat kemampuan dan memberikan arahan secara langsung bagi mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah yang memenuhi standar baku. Disela-sela pelatihan tersebut Sakir, S.IP., M.IP menjelaskan tujuan pelatihan penulisan junal ini bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan adalah untuk meningkatkan kemampuan serta kualitas kepenulisan dalam publikasi jurnal, memberikan pemahaman bahwa dalam mengutip tidak hanya sekedar “copy dan paste” saja, ada pedoman dan aturannya. Kata-kata hasil kutipan perlu dirangkai kembali dengan bahasa yang lebih akademis serta dalam penggunaan bahasa Indonesia maupun Inggris harus baik. “Nantinya ketika jurnal hasil penelitian mahasiswa tersebut dijadikan referensi mendapatkan sumber yang valid karena tidak plagiat. Harapannya setelah pelatihan ini mahasiswa Ilmu Pemerintahan mampu mempublikasi jurnal yang baik dari hasil penelitian skripsi dalam bentuk daring atau buku agar dapat memberikan sumbangan literasi bagi peneliti-peneliti setelahnya”, terang Sakir, S.IP., M.IP.

Aditya Putera mahasiswa Ilmu Pemerintahan 2014 mengungkapkan adanya acara ini sangat baik dan tepat. Jika dilihat dari sisi akademis, penelitian skripsi mahasiswa tidak hanya sekedar selesai saja. Namun, hasil dan ouput penelitinnya mampu dikemas dalam bentuk jurnal dan buku untuk diterbitkan dalam lingkup nasional maupun internasional. Hal ini tentu mampu berkontribusi bagi perkembangan akademis khususnya studi Ilmu Pemerintahan dan pada umumnya Indonesia. Harapannya pelatihannya terus berlanjut untuk priode-periode selanjutnya, agar semakin banyak mahasiswa yang tahu bahwa ada potensi yang besar dari hasil tugas akhir skripsi untuk dijadikan jurnal.