Rosa Kusuma Dewi Azhar, S.Pd yang kerap disapa Teh Ocha menjelaskan bahwa kemampuan public speaking butuh dilatih, tidak dengan instan. “Bangun kepercayaan diri, mahasiswa sering mempunyai gagasan cemerlang tentu memang sejalan dengan konteks agent of change yang dimilikinya, namun jika tidak mampu menyampaikan ide ke orang lain maka ide tersebut hanya berhenti pada diri ini’, jelas Presenter TVRI Jogja.

Mengemas pelatihan menjadi dua sesi, diskusi melalui penyampaian materi dan praktik sederhana Teh Ocha berbagi pengalaman mengenai profesi public speaking. Semua kesempatan yang ia didapat sebagai presenter maupun MC diberbagai acara level domestik dan nasional bagi Teh Ocha merupakan kesempatan yang berharga untuk terus mengasah keterampilan, selain menganggap itu adalah pekerjaan yang menuntut profesionalitas namun disisi lain sebagai hobi yang menguntungkan.

Tampil sebagai pembicara dalam pelatihan ini Teh Ocha menerangkan berbagai langkah efektif dalam meningkatkan keterampilan dasar berkomunikasi, misalnya saja tersenyum dan gunakan kontak mata. “Pastikan anda sangat senang bisa berbicara dengannya. Kotak mata sebagai bentuk penghargaan terhadap lawan bicara. mengolah kalimat yang tepat lebih variatif dan praktik langsung lewat rekaman handphone”, ungkap Teh Ocha.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya mempersiapkan ketersediaan sumber daya manusia terampil memiliki kompetensi Public Speaking dan mampu percaya diri dalam berinteraksi dengan publik membangun pelayanan berorientasi kesejahteraan bagi masyarakat. Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai penyelenggara bermaksud agar kompetensi yang dapatkan di Ilmu Pemerintahan, utuh knowledge didukung dalam segi hardskill dan softskill.

Pelatihan Public Speaking pada Selasa, 17 April 2018 bertempat di Twin Tower Gedung KH. Ibrahim E6 Lantai 5 Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang dihadiri oleh Sekretaris Prodi Muhammad Eko Atmojo, S.IP., M.IP dan Koordinator Laboratorium Ilmu Pemerintahan Sakir S.IP., M.IP. Selain itu, turut hadir  sebagai pembicara Rosa Kusuma Dewi Azhar, S.Pd dari Adi TV dan Presenter TVRI Jogja.

Dihadapan 200 mahasiswa peserta pelatihan Ilmu Pemerintahan 2016, Sekretaris Program Studi Ilmu Pemerintahan menjelaskan bahwa soft skill Public Speaking rutin diadakan oleh program studi, sebagai komponen terpenting bagi mahasiswa, mahasiswa memang harus mengusai tata cara berbicara dengan baik dan benar. Berharap peserta yang hadir mampu mengaktualisasikan kemampuan speaking dalam diri. “Tentu ada perbedaan yang mendasar bagi public speaking pada saat unjuk rasa di jalanan dan berbicara didepan forum resmi. Ini bisa menjadi modal utama bagi kalian setelah lulus nanti yang ingin menjadi anggota dewan dan kepala daerah. Karena, pejabat butuh memberikan pidato bahkan akan sering memberikan kata sambutan acara resmi”, kata Eko Atmojo sekaligus membuka acara pagi ini.

Menurut Teh Ocha yang juga seorang traineer, sebagian orang pasti mengidolakan tokoh presenter dan MC terkenal, maka ikuti serta pelajari, tapi tetap menjadi diri sendiri. Lakukan repeatisi membaca buku dengan lantang. Sembari menjelaskan hal tersebut Teh Ocha menjelaskan teknik vokal, seperti vokal full, vokal tiga per-empat dan vokal seper-empat persuasif wise untuk meningkatkan kemampuan intonasi.