Pada acara Masa Ta’aruf (MATAF) 2018 Mahasiswa Baru Ilmu Pemerintahan UMY, Dr. phil. Ridho Al-Hamdi merangkum beberapa alasan mahasiswa harus bangga menjadi warga IP UMY. Mengingat bahwa IP UMY sudah 3 kali berturut turut mendapat akreditasi A dari BAN-PT, Ilmu Pemerintahan UMY menjadi Prodi IP di Indonesia yang pertama kali membuka kelas Internasional dengan pengantar perkuliahan menggunakan Bahasa Inggris. Selain itu, IP UMY memiliki jurnal pemerintahan (Journal Government and Politics) berbahasa Inggris telah menjadi referensi bagi banyak akademisi luar negri.

Mataf 2018 Ilmu Pemerintahan dihadiri oleh Dr. Muchammad Zaenuri, M.Si (Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan), Muhammad Eko Atmojo, S.IP., M.IP. (Sekretaris Program Studi Ilmu Pemerintahan), Dr. phil. Ridho Al-Hamdi (Kelas Internasional atau IGOV), Sakir, S.IP., M.IP (Koordinator Laboratorium Ilmu Pemerintahan) dan Dosen Ilmu Pemerintahan, UMY.

Membuka acara ini sekaligus menyampaikan sambutan Dr. Muchammad Zaenuri, M.Si mengucapkan selamat kepada peserta Mataf 2018 karena telah sah dan lulus menjadi mahasiswa. Selanjutnya Dr. Muchammad Zaenuri menegaskan bahwa proses pembelajaran akan diberlakukan seintensif mungkin, nantinya setiap satu Dosen Pembimbing Akademik akan membimbing 4 mahasiswa. Pada kesempatan ini juga Dr. Muchammad Zaenuri, M.Si, memperkenalkan dosen-dosen Ilmu Pemerintahan sekaligus pengelola Prodi Ilmu Pemerintahan kepada mahasiswa baru.

Muhammad Eko Atmojo, S.IP., M.IP. yang saat ini menjabat sebagai sekretaris Prodi menjelaskan proses perkuliahan di Ilmu Pemerintahan, selain menjabarkan ketentuan dan peraturan yang harus dipenuhi sebagai mahasiswa Ilmu Pemerintahan juga menerangkan sistem perkuliahan, mata perkuliahan dan profil dosen.

Selanjutnya Sakir, S.IP., M.IP menyampaikan keberadaan Laboratorium Ilmu Pemerintahan sebagai penopang proses belajar mengajar di lingkungan Prodi Ilmu Pemerintahan dengan memberikan praktek komputer, praktik lapang dan menyelenggarakan kegiatan akademik di bidang praktis sebagai tambahan teori yang telah diperoleh mahasiswa di kelas.

“Mulai semeter 3 kalian harus sudah mengambil mata perkuliahan praktikum, Lab menyediakan berbagai fasilitas seperti ruang diskusi, ruang baca, pinjam buku dan klinik skripsi. Jika tidak lulus praktikum di Lab, maka akan dipastikan terkendala untuk memenuhi persyaratan penyusunan skripsi”, jelas Sakir, S.IP., M.IP.

Pada sesi kedua kegiatan Mataf 2018 dengan agenda Talk Show menghadirkan pembicara yaitu, Drs. Bambang M. Yasin (Bupati Kabupaten Dompu), Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. (Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Internasional, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) dan David Efendi, S.IP., MA. (Dosen Ilmu Pemerintaha UMY).

Bupati Dompu secara khusus menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan atas undangan yang diberikan Ilmu Pemerintahan UMY, Drs. Bambang berpesan agar mahasiswa dapat belajar dengan sungguh-sungguh guna mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Selain itu, kesempatan ini dimanfaatkan oleh Drs. H. Bambang untuk menjelaskan keberhasilannya dalam menerapkan kepemimpinan yang baik sehingga mampu mengubah pola pikir masyarakat Dompu pada akhirnya meningkatkan produktifitas dan daya beli masyarakat Kabupaten Dompu. Menyulap pertanian jagung menjadi komoditas utama siap export serta menjadi sektor pemasukan andalan Kabupaten Dompu.

Mataf Prodi Ilmu Pemerintahan UMY merupakan serangkaian kegiatan pekan perkenalan kampus bagi mahasiswa baru. Setelah sebelumnya UMY lebih dulu melaksanakan Mataf Universitas pada Senin, 27 Agustus 2018 (Sportorium UMY) dan Mataf Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada Selasa, 28 Agustus 2018 (Lantai Dasar Masjid KH. Ahmad Dahlan, UMY).

Berita & Foto: Rido Argo Mukti

Berita lainnya: http://www.dompukab.go.id/bupati-dompu-hadir-sebagai-pembicara-dalam-kuliah-umum-program-studi-ilmu-pemerintahan-umy.html