Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menorehkan sebuah prestasi nasional. Kali ini satu mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (HI), satu mahasiswa Ilmu Pemerintahan (IP) dan satu mahasiswa Ilmu Hukum berhasil menjadi juara 1 dalam lomba Debat Nasional yang diadakan oleh Universitas Andalas pada Rabu-Sabtu 20-24 september 2017. Ketiga mahasiswa tersebut antara lain Yopi Irianto Panut (Hubungan Internasional), Afriza Sanjaya (Ilmu Pemerintahan) dan Dika Puspitasari  lomba yang mereka ikuti adalah lomba debat Bahasa indonesia yang membahas isu isu terkini terkait fenomena kebangsaan.

Dari isu kebangsaan tersebut kemudian dikupas permasalahan dari berbagai segi seperti politik, ekonomi, sosial budaya, agama, dan lain sebagainya. Dari hasil seleksi essay kemudian diambil 15 tim dari berbagai Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.

Setelah melalui serangkaian tahapan guna menyaring juara dan yang terbaik. Akhirnya ditetapkan juara yakni tim dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai juara 1, Universitas Andalas sebagai juara 2, dan juara 3 diraih oleh tim dari Intitut Pertanian Bogor (IPB). Sementara 15 tim Perguruan Tinggi yang hadir pada perlombaan tersebut antara lain Universitas Negeri Makasar, Universitas Sumatera Utara, Universitas Riau, Universitas Lancang Kuning, Universitas Bengkulu, Universitas Andalas, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Bengkulu, Universitas Negeri Padang, dan Universitas Sriwijaya.

Selain berhasil meraih gelar juara 1, tiga peserta dari UMY juga berhasil menjadi Best Speaker. “Dari 48 peserta yang mengikuti lomba, dipilih 10 peserta sebagai Best Speaker. Alhamdulillah kami bertiga termasuk kedalam Top Ten Best Speaker tersebut”, ungkap Friza sapaan akrab Afriza Sanjaya (Ilmu Pemerintahan).

Tidak selesai pada kejuaraan debat Nasional di Universitas Andalas Padang saja Afriza mengungkapkan timnya akan kembali bertanding pada lomba debat di dua daerah lainnya. Afriza mengungkapkan “Pada tanggal 26 hingga 29 April mendatang akan berlaga pada kompetisi debat di Perbanas Institute Jakarta. Sedangkan pada 30 September mendatang mengikuti lomba debat di Universitas Negeri Jakarta. Afriza menambahkan ia berharap dapat menyebarkan spirit prestasi debat kepada mahasiswa UMY khususnya mahasiswa Ilmu Pemerintahan lainnya. Sehingga semakin banyak mahasiswa yang berminat mengasah kemampuan debat. Kami juga sudah mulai membentuk kelompok debat kecil yang terdiri atas mahasiswa dari berbagai fakultas sebagai bentuk dan langkah guna memfasilitasi mahasiswa UMY yang ingin serius mendalami kompentensi dalam hal Public Speaking dan Debat.