Sebagai upaya memetakan minat penelitian mahasiswa Ilmu Pemerintahan 2015 dalam mempersiapakan tugas akhir skripsi, Program studi Ilmu Pemerintahan mengadakan lecture series (05/04/18). Agenda ini sekaligus memperkenalkan kepada calon mahasiswa akhir tentang penelitian payung yang telah menjadi tradisi jurusan ini. Penelitian payung merupakan rancangan penelitian kolaboratif suatu tema besar yang nantinya diturunkan menjadi subtema penelitian yang lebih spesifik namun tetap terkait.

Mengawali acara lecture series, Dr. Muchammad Zaenuri menjelaskan roadmap penelitian program studi Ilmu Pemerintahan yang telah disusun. Serta, menekankan kepada para mahasiswa agar memperhatikan topik penelitian yang diambil dengan cermat supaya penelitian tidak bias dan masih dalam fokus politik pemerintahan. Karena sejauh ini, dinamika kajian pemerintahan cukup kencang. Selanjutnya Dr. Muchammad Zaenuri mengingatkan, bahwa Ilmu Pemerintahan UMY sekian lama terakreditasi dan sudah seharusnya meningkatkan mutu serta kualitas secara terus menerus. “Kita fasilitasi apapun yang menjadi kendala penelitian mahasiswa, kita telah memulai pembuatan klinik skripsi ditambah memetakan roadmap penelitian”, ujar kaprodi Ilmu Pemerintahan.

Pada kesempatan ini juga Dr. Muchammad Zaenuri memamparkan topik besar mengenai penelitian payung yang ditawarkan oleh Ilmu Pemerintahan berjudul Collaborative Governance Sebagai Basic Pengembangan Pariwisata Daerah, nantinya mahasiwa angkatan 2015 yang berminat dapat bergabung dalam penelitian payung dibawah bimbingan Dr. Muchammad Zaenuri langsung.

Selain itu, Dr. Titin Purwaningsih sebagai salah satu dosen Ilmu Pemerintahan, expertise pada bidang partai politik, politik dinasti dan pengamat dinamika pemilu. Menawarkan beberapa topik penelitian payung bagi mahasiswa 2015 yang berminat pada isu politik dinasti dalam pemilu 2019: perspektif rekrutmen politik dan  kebijakan kuota 30% keterwakilan perempuan. “Memasuki tahun 2018 hingga 2019 kita dihadapkan oleh pesta demokrasi sejauh ini anggota legistatif perempuan hanya 18 persen di DPR RI, belum sesuai pada ketentuan yang berlaku. Representasi perempuan bukan hanya mewakili perempuan secara deskriptif saja namun berimbas pada kepentingan perempuan yang mampu tercapai”, jelas Dr. Titin Purwaningsih.

Dr. Titin Purwaningsih menjabarkan roadmap penelitian menganalisis peta politik dinasti dalam rekrutmen pengurus partai politik. Sejauh mana realisasi kuota 30 persen dalam rekrutmen kepengurusan partai politik. Merekrut perempuan sebagai pengurus partai secara benar, ataukah partai hanya mengambil tokoh perempuan dari kerabat/keluarga untuk memenuhi kota 30 persen yang jelas tidak sesuai ketentuan Undang-Undang dan etika rekrutmen.

Lecture Series dihadiri Dr. Titin Purwaningsih, S.IP., M.Si, (Dekan Fisipol UMY), Dr. Muchammad Zaenuri, M.Si (Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan), Muhammad Eko Atmojo, S.IP., M.IP (Sekretaris Prodi) dan Sakir S.IP., M.IP (Koordinator Laboratorium Ilmu Pemerintahan), Drs. Suswanta, M.Si., Dr. Phil. Ridho Al-Hamdi, MA, Isnaini Mualidin, S.IP., MPA., Eko Priyo Purnomo, S.IP., M.Si., M.Res., Ph.D. dan doesen lainnya serta seluruh mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 2015.