Bantul – Laboratorium Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengagas pembentukan Desa Wisata Edukatif Berbasis Budidaya Ikan Hias di Desa Gilangharjo, Pandak, Bantul, DIJ. Kegiatan yang pertama yaitu dilakukan Focus Group Discussion (FGD) pada hari Rabu, 20 Februari 2019 di Pendopo Pura Manunggal Kadisoro, Gilangharjo, Bantul. Kegiatan ini dihadiri oleh Kwintarto Heru Prabowo, S.Sos selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang juga Dosen Ilmu Pemerintan UMY yang terdiri dari Dr. Suswanta, M.Si, dan Sakir, S.IP., M.IP, serta Anang Setyawan, S.IP (Mahasiswa Magister Ilmu Pemerintahan UMY). Selain itu, juga hadir Kepalad Desa Gilangharjo (Drs. Pardiyono), Dukuh Kadisoro (Basuki Pantara), serta tokoh masyarakat di Kadisoro.

Kegiatan yang dilakukan dengan Skema Hibah Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini bertujuan untuk mengembang dan mengelola pontesi yang ada di Kadisoro. Pontensi yang ada salah satunya adalah Ikan Hias. Namun selama ini pontensi tersebut belum dikelola dengan baik. Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Muhammad Gema, S.IP selaku Pengelola Kelompok Ikan Hias “Potensi yang ada di Kadisoro ini memang banyak, namun masyarakat belum memiliki komitmen bersama untuk mengembangkan sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian Kadisoro. Salah satu potensi yang ada yaitu Ikan Hias” Ujar Gema yang juga Alumni Prodi Ilmu Pemerintahan UMY. Gema menambahkan bahwa rencana ini berawal dari obrolan beberapa pemuda yang melihat potensi di Kadisoro. Pasalnya, di Kadisoro ini sudah sering mendapat kunjungan dari berbagi daerah terkait budidaya ikan hias. Berawal dari itu, pemuda mempunyai inisiatif untuk menjadikan Kadisoro sebagai kawasan wisata ikan hias.

Sementara Dr. Suswanta, M.Si selaku Ketua Tim PPDM UMY menyampaikan bahwa Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMY memiliki komitmen untuk mengembangan pontensi-pontensi desa yang ada di DIY. Karena hal ini sesuai dengan program unggulan Laboratorium IP UMY yaitu KLINIK DESA. Klinik Desa tersebut mempunyai kegiatan selain optimalisasi Sistem Informasi Desa (SID), Desa Berkemajuan, Desa Anti Politik Uang, dan peningkatkan perekonomian desa berbasis potensi Desa. “Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMY memiliki komitmen untuk mengembangkan potensi desa yang ada di DIY. Salah satunya yaitu pengembangan desa wisata edkutaif berbasis budidaya ikan hias yang ada di Kadisoro, Gilangharjo. Kegiatan yang pertama dilakukan yaitu FGD untuk mengetahui potensi yang ada dan hambatan serta rencana tindak lanjut” ujar Suswanta. Hasil dari pertemuan itu masyarakat menanggapi rencana pengembangan Desa Wisata Edukatif Berbasis Budidaya Ikan Hias dengan antusias, bahkan mereka mengusulkan agar sosialisasi rencana ini bisa dilaksanakan di masing-masing RT. Rencananya akan diadakan pertemuan lanjutan untuk membentuk tim pengelola desa wisata edukatif berbasis budidaya ikan hias agar perencanaan lebih matang (As).