Jakarta, 6-7 Juli 2018 Komunitas Independen Sadar Pemilu (KISP) melakukan kunjungan ke Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, KISP melakukan pertemuan dengan Perkumpulan untuk Pemilu Demokrasi (Perludem), Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) dan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP). Tujuan dari kunjungan tersebut yaitu untuk membahas permasalahan penyelenggaraan Pemilu Serentak pada tahun 2019. Pembahasan tersebut mengerucut pada pola pendidikan politik yang ditujukan kepada masyarakat agar memiliki peningkatan sadar akan politik.

Pembahasan selanjutnya adalah terkait masalah yang terjadi dalam Pemilu, yaitu kecurangan pemilu dengan perbandingan Pilkada Serentak tahun 2018. Azka Abdi yang merupakan salah satu pegiat KISP dan juga mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisipol UMY menyebutkan bahwa “kunjungan ini merupakan cara KISP untuk mengupgrade wawasan keilmuan tentang pemilu dan demokrasi. Dan juga salah satu agenda konsolidasi KISP untuk membangun relasi dalam melakukan gerakan pengawalan terhadap Pemilu”. Harapan dari kegiatan kunjungan KSIP yang di laksanakan dua hari tersebut adalah memberikan suatu pemahaman dan kesadaran terkait dengan Pemilu yang dapat dipahami dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat untuk diimplementasikan.